Apakah Anda Seorang Introvert? Yuk, Kenali Pribadi Introvert lebih Jauh

Seperti yang kita ketahui, tipe kepribadian dan karakter seseorang pasti berbeda-beda antara individu satu dengan individu yang lain nya. Sebut saja seperti tipe kepribadian introvert dan ekstrovert, kedua kelompok tipe kepribadian ini memiliki dua sifat yang saling berlawanan. Layaknya yin dan yang, saling berlawanan, namun saling melengkapi satu sama lain nya. Ada juga penengah dari ke dua tipe kepribadian ini, yakni tipe kepribadian ambivert. Orang yang memiliki tipe kepribadian ambivert, memiliki keseimbangan dalam kepribadian nya. Suatu waktu ia bisa menjadi introvert dan suatu waktu dapat menjadi ekstrovert. Tergantung situasi dan kondisinya. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan introvert?

Apa itu Introvert?

Introvert, merupakan tipe kepribadian yang berfokus pada apa yang ada di dalam diri seseorang. Orang introvert cenderung berfokus pada perasaan, pikiran, dan suasana hati yang sedang di alaminya. Dengan demikian, perilaku orang introvert tergantung dari pertimbangan pikiran dan juga apa yang ada di dalam hatinya. Karena, ia selalu berfikir dan juga mengolah data di dalam pikiran nya. Orang introvert lebih sering nampak diam dan menikmati kesendirian nya. Daripada sering bergaul dengan banyak orang.

Pada kenyataannya, seseorang yang introvert bukan takut pada pertemuan sosial seperti seorang pemalu. Berbeda dengan ekstrovert yang spontan, tipe kepribadian introvert mungkin terlihat pemalu karena cenderung memproses sesuatu secara internal dan berpikir dahulu sebelum bicara. Orang introvert cenderung lebih banyak menggunakan lobus frontalis, yaitu bagian otak yang bertugas merencanakan, memikirkan penyelesaian masalah, serta mengingat.

Beberapa penelitian tentang otak menemukan bahwa tipe introvert lebih banyak melakukan dialog dalam diri jika dibandingkan dengan tipe yang sebaliknya, yaitu ekstrovert. Orang introvert lebih suka memikirkan tentang gagasan atau memori di dalam benak mereka sendiri. Sehingga, kegiatan seperti meneliti, membaca, atau menulis dapat lebih menarik perhatian seseorang dengan sifat introvert. Sementara itu, orang ekstrovert merasa perlu berdiskusi dengan orang lain untuk menemukan gagasan.

Dalam berinteraksi, orang-orang dengan tipe introvert cenderung lebih nyaman untuk mengobrol secara empat mata dibandingkan berbicara bersama sekelompok besar orang. Mereka juga merasa bahwa interaksi dengan sedikit orang, tetapi memiliki makna yang dalam, dapat lebih bermanfaat. Mereka tidak menyukai interaksi bersama banyak orang, tetapi hanya untuk sekadarnya saja.

Apakah kalian pernah melihat seorang Introvert? Jika belum dan ingin mengetahui bagaimana sih seorang Introvert itu? Berikut adalah beberapa ciri kepribadian si Introvert :

1. Seorang pemikir. Pribadi Introvert selalu berpikir sebelum berbicara dan bertindak. Mereka juga hanya akan berbicara ketika ada sesuatu yang mereka ingin sampaikan atau bicarakan.

2. Mereka dikatakan kutu buku, karena mereka memang lebih suka membaca buku, menulis dan berfikir daripada berdiskusi dengan khalayak ramai. Tidak heran banyak yang menilai bahwa pribadi Introvert adalah seorang yang cerdas.

3. Hanya tidak dalam waktu yang lama apalagi jadi pusat perhatian. Pribadi Introvert bersosialisasi di tempat umum jika mereka membutuhkan sesuatu, kemudian jika sudah di dapat akan segera pulang. Mereka lebih memilih diam di kamar dan melakukan sesuatu di depan laptop, ponsel, atau membaca buku.

4. Mereka sangat menikmati kesendiriannya. Di saat dalam kesendirian itulah mereka bisa produktif, bisa memikirkan segala sesuatu.

5. Seorang Introvert sangat senang berimajinasi.

6. Pribadi Introvert menuangkan perasaannya lewat tulisan karena mereka sulit mengungkapkan perasaannya kepada orang lain secara langsung karena mereka pemalu.

7. Memang benar kalau mereka lebih merasa rileks kalau sendiri bila dibandingkan di tempat umum. Namun, tidak benar kalau mereka tak bisa menikmati dunia luar. Mereka bisa menikmati dunia luar yang sedikit di bumbui obrolan ringan dan kebisingan dengan teman terdekatnya.

Mungkin banyak dari kalian yang beranggapan bahwa pribadi Introvert itu aneh. Mereka tidak aneh, mereka unik. Karena mereka tidak mengikuti orang lain, mereka melakukan sesuatu dengan cara mereka sendiri. Mereka sering menentang kebiasaan umum. Mencoba hal baru yang sangat menantang.

Banyak orang yang meremehkan dan memandang sebelah mata seorang Introvert karena menganggap pribadi Introvert tidak gaul hanya karena mereka tidak pernah terlihat di keramaian atau di tempat umum. Karena pada dasarnya seorang Introvert tidak menyukai keramaian. Inilah mengapa seorang Introvert tidak memiliki banyak teman. Mereka hanya memiliki satu atau dua teman dekat saja. Namun, begitu mereka memiliki teman dekat, mereka akan loyal dan setia pada temannya seumur hidup karena mereka sangat menghargai teman-temannya.

Penyebab Menjadi Seorang Introvert

Penelitain yang dipublikasikan lima tahun lalu, pada Agustus, di Annual Convention of the American Psychological Association yang ke-118, menemukan bahwa saraf otak manusia mempengaruhi kebribadiannya. Penelitain yang menggunakan alat tes P300, memeriksa bagaimana kerja otak para ekstrovert dan membandingkannya dengan cara kerja otak para introvert.

Inna Fishman, peneliti dari the Salk Institute for Biological Sciences, di California, Amerika Serikat, meneliti dua kepribadian ini menggunakan P300, ketika mereka dihadapkan dengan wajah orang dan juga sekuntum bunga. Hasilnya, otak para ekstrovert ternyata lebih memerhatikan wajah orang dari pada hal lain, seperti benda mati. Sedangkan otak orang introvert tidak memiliki perbedaan yang signifikan ketika merespon wajah orang dan bunga.

Menurut Fishman, para introvert tidak menempatkan wajah orang pada stimuli sosial, dari pada stimuli lainnya seperti bunga tadi. “Artinya, introvert, atau otak mereka, cenderung acuh tak acuh pada orang. Meskipun mereka tetap bisa menerima, meninggalkan, menolak, dan bahkan berbicara pada mereka. Tapi, otak mereka memperlakukan interaksi dengan orang sama seperti mereka berhadapan dengan hal lain, seperti benda,” jelas Fishman.

Faktor Munculnya Sifat Seseorang Introvert

Faktor keturunan

Sifat dan Kepribadian seseorang, dapat diwariskan dari data genetik dari kedua orang tua. Jika salah satu orang tua anda adalah orang yang introvert. Maka anda berpeluang untuk menjadi seorang yang memiliki tipe kepribadian introvert juga. Jika kakek dan nenek anda orang yang introvert, mungkin juga anda berpeluang untuk menjadi orang yang berkepribadian introvert juga. Begitupula dengan tipe kepribadian ekstrovert. Semuanya dapat diturunkan dari generasi ke generasi.

Bayi yang memiliki kepribadian introvert cenderung pasif, pendiam dan lebih suka mengamati keadaan sekitarnya, sedangkan bayi yang berkepribadian ekstrovert sering kali aktif dalam bicara (bersuara) dan juga banyak bergerak.

Anak introvert cenderung aktif dalam berkreasi dan berimajinasi. Jika anak ekstrovert sedang asik bermain dengan teman nya, mungkin si anak introvert sibuk menggambar, mengamati sesuatu, atau mungkin bermain-main dengan hewan peliharaan nya.

Faktor lingkungan

Polah asuh dan juga tempat tumbuh kembang anak dapat juga mempengaruhi karakter kepribadian si anak. Jika kepribadian introvert dan ekstrovert sudah menjadi bawaan sejak lahir. Maka berbagai sifat dan karakter seseorang, terbentuk dari hasil didikan dan juga tempat tinggal anak tersebut tumbuh dan berkembang. Karena memang, anak itu ibaratkan kertas kosong, kertas yang sudah memiliki background (warna), namun masih belum memiliki tulisan di dalamnya. Anda mau menjadikan si anak menjadi anak yang baik, atau malah menjadi anak yang durhaka. Semuanya tergantung cara didik dan pengawasan anda.

Apabila anak introvert di didik dengan baik dan penuh kasih sayang. Orang tuanya mau mengerti dan mendukung kepribadian si anak, namun juga tidak memanjakan nya dalam kesendirian. Anak tersebut dapat menjadi pribadi yang baik. Selalu berfikir sebelum berbicara dan bertindak, dan mudah beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ia alami.

Jika anda terus menekan anak introvert untuk berubah dan menyuruh agar ia menjadi seperti anak ekstrovert. Maka ia akan tumbuh menjadi pribadi yang pembangkang, bahkan dapat menjadi pribadi yang minder dan memiliki berbagai penyakit psikologis lain nya yang dapat mengganggu kehidupan masa depan si anak. Seperti stres, depresi, phobia sosial, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis introvert

1. Introvert Sosial

Tipe ini adalah jenis introvert yang masih bisa bersosialisasi, tapi nggak sama banyak orang. Dia bisa aja punya banyak kenalan, tapi yang dia anggap temen cuma seupil. Tapi hubungan dia sama temen-temennya awet. Tipe ini bisa sih masuk ke tempat rame (kayak seminar, mall, konser) atau nongkrong bareng temen. Tapi dia lebih suka sendiri di kamar, sama buku-buku atau hapenya.

2. Introvert Pemikir

Introvert pemikir ini adalah tipe yang terlalu suka mikir. Mereka sering dianggap nggak bisa bergaul. Mereka sih bisa aja bergaul. Tapi mereka cuma keasikan mikir sampe “tenggelam” dalam pikirannya sendiri. Di balik diemnya, otaknya muter kayak kipas angin. Einstein dan Bill Gates adalah contoh tipe introvert pemikir ini.

3. Introvert Cemas

Tipe introvert ini tertutup. Introvert cemas lebih memilih sendirian, karena dia suka grogi dan gelisah kalo bersama orang lain. Mereka nggak pede sama kemampuan sosial mereka. Mereka menarik diri dari masyarakat, karena orang lain bikin dia gugup. Lidahnya kaku kalo disuruh ngomong sama orang baru.

4. Introvert Tertahan

Disebut tertahan karena mereka nggak bisa bertindak secara spontan. Mereka tipe yang berpikir dulu baru bicara. Dalam dunia yang penuh spontanitas ini, mereka sering dianggap lamban, padahal mereka cuma butuh pemikiran dulu sebelum “beraksi”.

Tips Berkomunikasi Dengan Orang Introvert

Orang introvert lebih banyak menggunakan lobus frontalis, yakni bagian otak yang bertugas untuk merencanakan, memikirkan penyelesaian masalah, serta mengingat. Orang introvert biasanya sangat sering menjauhi banyak orang, orang seperti ini lebih suka berbicara dengan 4 mata dibandingkan dengan berbicara bersama-sama. Terus bagaimana caranya untuk mendekati orang dengan tipe yang seperti ini? Berikut tips untuk memahami dan mendekati seorang introvert :

– Sapa dan Bertindak Sopan

Bagi mereka ini adalah hal penting untuk merasakan suasana yang menerima kehadiran mereka. Terlebih lagi jika mereka berada pada tempat yang belum pernah didatangin dengan orang-orang asing yang berada di sekitar mereka. Karena mereka tidak ingin membuang-buang tenaga mereka untuk seseorang yang tidak menerima kehadirannya. Mereka akan lebih banyak diam dan memperhatikan untuk pertemuan pertama dengan seseorang yang tidak di kenalnya.

– Kembali pada Aktifitas yang Kalian Lakukan Sebelumnya

Jika langkah pertama berhasil, maka langkah selanjutnya adalah kembalilah pada aktifitas kalian sebelumnya. Hal ini dapat membuat seorang introvert menganggap kalian cukup ramah sehingga mereka akan mengajak kalian berbicara.

– Hal Mengejutkan Setelah Tahu Lebih Dalam Seorang Introvert

Jangan pernah mengira bergaul dengan seorang introvert akan sangat membosankan. Jika kamu tahu seorang introvert sebenarnya sedang menyembunyikan jati diri yang sesungguhnya terhadap seorang yang belum dikenalnya. Bisa saja jati diri mereka adalah seseorang yang menyenangkan, penuh humor, dan lebih bijak. Terlebih lagi jika kalian mempunyai hobi dan kesukaan yang sama.

Jadi, jika kalian memiliki teman atau saudara dengan ciri-ciri yang disebutkan di atas itu berarti mereka berkepribadian Introvert. Jangan jauhi seorang pribadi Introvert, karena Introvert bukanlah sebuah penyakit kejiwaan. Introvert hanya kepribadian yang lahir dari sebuah ketidakseimbangan sifat seseorang dalam menyikapi kehidupan perasaan dan kehidupan sebenarnya.

Walaupun tidak bisa ‘sembuh’, namun seorang Introvert pasti membutuhkan seorang Extrovert atau orang-orang yang memiliki sifat yang berkebalikan dengan si Introvert untuk menyeimbangkan kehidupannya. Taukah kalian bahwa banyak pribadi Introvert adalah orang-orang yang mempengaruhi Dunia? Beberapa orang berkepribadian Introvert yang sudah terkenal di Dunia, adalah Presiden Amerika Serikat; Barack Obama, J.K Rowlling, penulis novel Harry Potter dan Bill Gates, founder Microsoft, juga ilmuan Albert Einstein dan Isaac Newton.

Hargai pribadi Introvert karena mereka juga bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita.

Related Articles

Close