Apa Itu Gopher Serta Bagaimana Cara Kerjanya

Gopher adalah salah satu aplikasi yang menyediakan kemampuan untuk mengekstrak dan melihat dokumen web yang tersimpan di server web jarak jauh. Seperti dilingkungan sekitar kita, internet sudah tidak asing lagi. Internet juga sangat kita butuhkan dalam berbagai bidang, seperti pekerja kantor dan para pelajar. Jaringan internet sudah sangat mendunia. Dengan internet, kita dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan jarak yang sangat jauh. Ini memberi kemudahan dalam menerima informasi dari orang lain. Namun saya disini akan membahas mengenai Gopher. Ikutin terus ulasan di bawah ini untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai Gopher.

Penjelasan Mengenai Gopher

Gopher dirangcang untuk mengakses server web atau database melalui internet. File penting dapat disimpan dalam hirarki di sever Gopher untuk di akses melalui browser klien Gopher secara langsung. Awalnya ini hanya mendukung akses file/dokumen berbasis teks untuk mendukung beberapa format gambar seperti GIF dan JPEG. Gopher adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk distribusi, pencarian dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat berorientasi pada desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk alternatif World Wide Web pada tahap awalnya, tetapi akhirnya gagal mencapai popularitas.

Gopher berhasil dengan protokol HTTP yang memiliki sedikit implementasi. Database berbasis gopher dapat di akses melalui dua mesin pencari, yaitu Veronika dan Juhead. Protocol gopher ini menawarkan beragam fitur-fitur terbaik namun tidak didukung dengan Native Web. Akan tetapi gopher menggunakan hirarki yang lebih kuat di dalam informasi yang ada di dalamnya. Hal tersebut disebabkan karena Gopher menyediakan menu direktori dari subdirektori sehingga mirip client-server.

Gopher menyediakan akses ke dokumen teks, Grafik dan suara digital yang hanya dapat dimasukkan dalam kumpulan sebuah dokumen, yang harus didownload ke komputer lokal, baru kemudian dapat dilihat dengan program lain.  Akan tapi gopher memakai hirarki yang lebih kuat di dalam info yang tersedia di dalamnya. Gopher memiliki proses dengan basis menu yang paling dasar dengan menyediakan konektivitas yang mana dapat saling terhubung antara file-file yang tersedia di dalam komputer yang tersedia di internet.

Sejarah Gopher

Sistem Gopher dirilis pada pertengahan 1991 oleh Mark P. McCahill, Farhad Anklesaria, Paul Lindner, Daniel Torrey dan Bob Alberti dari University of Minnesota di Amerika Serikat sebagai salah satu protokol akses data/file pertama di internet yang berjalan di atas jaringan TCP/IP. Ini diatur sedemikian rupa agar mudah diakses. Tujuan utamanya adalah, seperti yang dinyatakan dalam RFC 1436:

  • Pengaturan hirarkis seperti file yang familiar bagi pengguna.
  • Sebuah sintaks sederhana.
  • Sebuah sistem yang bisa diciptakan dengan cepat dan murah.
  • Memperluas metafora sistem file, seperti pencarian.

Gopher menggabungkan hirarki dokumen dengan koleksi layanan, termasuk WAIS, mesin pencari Archie dan Veronica dan gateway ke sistem informasi lainnya seperti File Transfer Protocol (FTP) dan Usenet. Faktor yang berkontribusi terhadap adopsi Gopher. Pada tahun 1992 yaitu metode standar untuk menemukan alamat e-mail seseorang seperti menemukan entri nameserver CCSO organisasi mereka di Gopher dan menanyakan nama servernya.

Nama itu diciptakan oleh Anklesaria sebagai permainan pada beberapa arti kata “gopher”. Maskot Universitas Minnesota adalah gopher, seorang gofer adalah asisten yang “mencari” sesuatu dan seorang gopher menggali melalui tanah untuk mencapai lokasi yang diinginkan.

Nilai dari sistem Gopher ditingkatkan dengan pengembangan dua sistem yang dikenal sebagai Veronica dan Jughead yang memungkinkan pengguna mencari sumber yang tersimpan dalam hirarki file Gopher secara global. Gopher sering kali diartikan atau diberikan julukan sebagai tikus tanah yang membangun sarangnya di bawah tanah yaitu berupa saluran-saluran yang saling terhubung satu sama lain membentuk jaringan terowongan bawah tanah.

 

Fungsi Gopher

Gopher merupakan suatu aplikasi perangkat lunak yang tersusun dari beberapa menu sistem pencarian dan penemuan kembali. Aplikasi gopher tidak perlu mengetahui alamat khusus yang di gunakan dalam komputer. Selain itu, gopher juga berfungsi sebagai:

 

  1. Mengakses segala website yang ada
  2. Mengakses situs-situs yang ada
  3. Mengakses berbagai informasi menggunakan hararki
  4. Memahami alamat eksklusif yang terdapat dalam komputer

Gopher berfungsi seperti sistem file jaringan global readable  (perangkat lunak, seperti gopherfs, tersedia dan benar-benar dapat me-mount server Gopher sebagai sumber FUSE). Misalnya, apapun yang bisa dilakukan seseorang dengan file data pada CD-ROM, juga bisa dilakukan pada Gopher. Sistem Gopher terdiri dari serangkaian menu hyperlinkable hirarkis. Pilihan item menu dan judul dikendalikan oleh administrator server.

Cara Kerja Gopher

Protokol Gopher berkerja untuk mencari dokumen ataupun data berdasarkan teks atau texs base. Namun sebelum memulainya, anda harus menghubungkan komputer terlebih dahulu dengan koneksi internet di gopher kemudian menyimpan data dan informasinya. Protokol gopher membuat orang lebih memilih untuk meninggalkannya karena terlalu rumit. Saat melakukan sesuatu yang ingin di kerjakan memberikan kesulitan karena terlalu lama prosesnya. Namun pengembangan protokol gopher telah dilakukan oleh beberapa mahasiswa Universitas Minnesota, Amerika serikat.

Protokol Gopher sendiri merupakan protokol publikasi informasi dengan berbagai basis karakter agar dapat mengangses teks dan ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan hirarki menu. Untuk soal tampilan, gopher memiliki tampilan hampir sama dengan Telnet. Gopher ini dapat ditemukan dalam sejumlah perangkat seperti modem dan router. Konseptualisasi pengetahuan di “ruang Gopher” atau “awan” adalah sebagai informasi spesifik dalam file tertentu dan keunggulan FTP. Ini dapat mempengaruhi teknologi dan hasil fungsionalitas Gopher.

Perbedaan dari gopher dengan web adalah pada penggunaan port nya. Pada web biasanya menggunakan port 80 serta dapat menampilkan gambar. Sedangkan pada gopher, menggunakan port 70 serta hanya dapat menampilkan teks saja.

Kelebihan

Kelebihan utama Gopher adalah kesederhanaannya. Ini menjamin kompatibilitas antar platform dan penggunaan bandwidth minimal. Fakta bahwa menghubungkan perlu dilakukan langsung oleh server juga dianggap dalam beberapa pendekatan yang lebih bersih.

  • Mudah disiapkan dan perawatannya rendah.
  • Pengguna tidak perlu untuk mengetahui alamat khusus di dalam komputer yang digunakan.
  • Beban ringan pada jaringan karena ukuran file yang kecil.
  • Memfasilitasi pengindeksan otomatis menu server.
  • Dapat memperluas pemasaran bagi setiap perusaahan atau pelaku bisnis.
  • Server tersedia untuk berbagai jenis komputer, termasuk mainframe.
  • Target iklan yang terpasang akan jauh lebih terarah
  • Gopher dapat menyajikan beberapa versi file yang sama.
  • Perangkat lunak klien tersedia dalam bahasa Inggris, Cina, Jepang, Spanyol, Prancis, dan Finlandia.

Kekurangan

  1. Tidak bisa mencampur grafis dan teks pada layar yang sama.
  2. Klien Gopher tidak dapat melihat HTML.
  3. Tampilannya tidak begitu menarik, tidak seperti yang ada pada www.
  4. Pengguna komersial perangkat lunak server harus melisensikannya.
  5. Gopher dibagi antara Gopher0 dan Gophe + dan tidak semua klien (browser) menangani Gopher +.
  6. Hanya orang orang tertentu yang cukup mahir saja yang dapat mengaksesnya.

Protokol Gopher sekarang sudah usang dan sudah tidak digunakan lagi. Karena keterbatasannya, ia kalah dalam persaingan melawan Internet. Semua sistem dikonversi agar sesuai dengan protokol HTTP dan sebagian besar server Gopher adalah oine. Hit untuk gopher dikirim pada tahun 2002 ketika sebuah pelanggaran keamanan yang terkait dengan Gopher ditemukan di Internet Explorer dan Microsoft memutuskan untuk menarik kembali dukungannya untuk protokol Gopher. Itulah sekilas penjelasan mengenai Gopher, semoga ada manfaatnya.

Related Articles

Close